
KONAWE, SULAWESI TENGGARA — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui edukasi dan pembinaan generasi muda.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Konawe dan diikuti oleh kalangan pelajar. Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, kegiatan juga menekankan pentingnya pembinaan akhlak serta penguatan karakter generasi muda.
Ketua PW GPA Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Ikhsan Saranani mengatakan keterlibatan organisasi kepemudaan dalam pencegahan narkotika merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan yang sehat bagi generasi muda.
Menurut dia, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai dampak penyalahgunaan narkotika sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Konawe Kompol PNB H. Tira Wijaya, A.Md., S.H., turut memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Upaya pencegahan, kata dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab BNN, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan dan masyarakat.
Kegiatan tersebut mengusung semangat “Generasi Muda adalah Aset Bangsa, untuk Menuju Indonesia Emas” sebagai pesan bahwa kualitas generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan masa depan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, GPA Sultra dan BNN Kabupaten Konawe berharap kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi sehat, berkarakter dan bebas dari penyalahgunaan narkoba





