
METROSULTRA.ID, KONAWE – Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika dan pembinaan akhlak di lingkungan pendidikan. Jum’at, 19/9/2026.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Al Munawwarah, Kabupaten Konawe, dengan melibatkan siswa-siswi Madrasah Aliyah Al Munawwarah, MTs Al Munawwarah, serta SMK Al Munawwarah.
Kegiatan mengangkat tema “Satukan Pemuda dalam Bingkai Merah Putih Menuju Indonesia Emas”. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan akhlak.
Kepala Pondok Pesantren Al Munawwarah, La Bisimi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang mempertemukan unsur kepemudaan, pendidikan, dan pencegahan narkotika tersebut.
Sementara itu, Ketua PW GPA Sulawesi Tenggara Muh. Iksan Saranani memberikan motivasi kepada para pelajar agar senantiasa berpegang teguh pada jalan kebenaran serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Ia mengingatkan bahwa pelajar sebagai bagian dari generasi muda perlu memiliki prinsip yang kuat dalam menjalani kehidupan, termasuk keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkotika.
Menurut Iksan, pemuda perlu membangun kekuatan diri secara menyeluruh. Prinsip tersebut ia rangkum dalam konsep “MUDAH”, yakni pentingnya memiliki kekuatan fisik, mental, dan intelektual sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Pemuda harus memiliki prinsip dan keteguhan diri. Kuat secara fisik, kuat secara mental, dan terus mengembangkan intelektual agar mampu menentukan pilihan yang benar,” ujarnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, menjaga masa depan dapat dimulai dari hal sederhana, yakni memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan berani menolak ajakan yang merugikan.
Dalam kesempatan yang sama, pihak BNN Kabupaten Konawe turut memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya keterlibatan pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.
Kolaborasi antara GPA Sultra, BNN Kabupaten Konawe dan lembaga pendidikan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan, akhlak, dan masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya diajak memahami bahaya narkotika, tetapi juga didorong untuk menjadi generasi yang memiliki karakter, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan dalam menyongsong Indonesia Emas.(red)





