
METROSUKTRA.ID, BOMBANA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana mendorong Pemerintah Kabupaten Bombana agar segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan polemik pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Kabaena Barat. Rabu, 05 Agustus 2026.
Dorongan tersebut menjadi salah satu hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Bombana yang digelar belum lama ini (3/8/2026) untuk membahas persoalan pengelolaan air bersih yang hingga kini belum menemukan solusi.
Ketua DPRD Bombana Iskandar, melalui Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalvarios Syamruth, menjelaskan bahwa rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Bombana agar persoalan tidak terus berlarut-larut.
“DPRD Kabupaten Bombana merekomendasikan agar Pemerintah Daerah segera memfasilitasi komunikasi dengan pihak yayasan guna mencari solusi yang efektif terhadap pengelolaan SPAM di Kecamatan Kabaena Barat,” ujarnya.
Selain memfasilitasi komunikasi, DPRD juga meminta Pemerintah Daerah membangun koordinasi yang lebih intensif dengan pihak yayasan maupun pengelola SPAM agar seluruh pihak dapat duduk bersama dalam waktu dekat untuk mencari titik temu penyelesaian.

Sebagai solusi jangka panjang, DPRD merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Bombana mengalokasikan anggaran pembangunan SPAM di Kecamatan Kabaena Barat melalui APBD Tahun Anggaran 2027. Alternatif lainnya, pemerintah didorong membangun kerja sama antara pihak yayasan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam pengelolaan layanan air bersih di wilayah tersebut.
Tiga rekomendasi tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD Bombana untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabaena Barat dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memiliki kepastian pengelolaan.
“DPRD sangat berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi serta mengutamakan kepentingan masyarakat yang membutuhkan pelayanan air bersih,” pungkasnya. (Red)





