BOMBANA, METROSULTRA.ID — Pemerintah Kabupaten Bombana terkejut setelah menerima aspirasi mahasiswa terkait dugaan adanya potongan dalam penyaluran bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Bombana.

Persoalan tersebut mencuat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Syahrun, menerima aspirasi dari Himpunan Mahasiswa Bombana Kolaka (HMBK), Jumat (25/9/2026).

Dalam pertemuan itu, mahasiswa mengaku mengantongi bukti transfer yang menunjukkan nominal bantuan beasiswa yang diterima sejumlah mahasiswa Bombana, khususnya mahasiswa penerima beasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka.

Baca Juga:

Mahasiswa mempertanyakan adanya selisih antara nominal bantuan beasiswa sebesar Rp3 juta dengan dana yang disebut diterima mahasiswa sebesar Rp2,9 juta.

Atas informasi tersebut, mahasiswa meminta pemerintah daerah menindaklanjuti dugaan potongan yang dinilai merugikan penerima beasiswa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Bombana Syahrun menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan dan penyaluran dana bantuan beasiswa telah dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Syahrun juga memastikan tidak ada pemotongan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Tidak ada satu persen pun yang dipotong oleh pemerintah daerah,” tegas Syahrun.

Sementara itu, panitia program bantuan beasiswa Bombana menyarankan mahasiswa untuk mempertanyakan persoalan tersebut kepada pihak USN Kolaka.

Menurut panitia, apabila terdapat perbedaan nominal dana yang diterima mahasiswa, persoalan tersebut perlu diklarifikasi kepada pihak yang berkaitan dengan proses penyaluran di tingkat universitas.

Meski demikian, mahasiswa meminta persoalan tersebut tetap ditindaklanjuti. Mereka menginginkan adanya kejelasan mengenai perbedaan nominal bantuan yang diterima, termasuk memastikan apakah terdapat potongan dalam proses penyaluran.

Hingga kini, dugaan tersebut masih menjadi perhatian mahasiswa. Klarifikasi dari pihak-pihak terkait diharapkan dapat menjelaskan secara terang mengenai mekanisme penyaluran serta penyebab adanya perbedaan nominal dana yang diterima mahasiswa.

MetroSultra akan terus mengikuti perkembangan persoalan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *