
PWI Sultra membutuhkan poin penuh untuk dapat melangkah ke babak delapan besar. Dengan format turnamen yang hanya meloloskan lima juara grup secara otomatis, serta tiga tim terbaik dari runner-up, PWI Sultra harus memastikan performa maksimal dalam setiap pertandingan.
Di bawah kepemimpinan Haerun, tim ini siap menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar peserta, tetapi penantang serius yang siap menuliskan bab baru dalam sejarah Porwanas. “Kami tidak boleh bingung. Kami harus rendah hati dan berbuat lebih banyak di pertandingan nanti,” pungkas Haerun.
Dengan semangat yang membara dan tekad yang kuat, PWI Sultra siap menghadapi tantangan besar ini. Semua mata kini tertuju pada mereka, menantikan apakah mereka mampu mencetak sejarah di Banjarmasin.



