Rumbia, Bombana, Sulawesi Tenggara, 19 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian masa kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan perpanjangan kontrak kerja hingga tahun 2027 yang berlangsung khidmat di Gedung Tanduale, Kantor Bupati Bombana.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM, jajaran pejabat eselon, serta ratusan PPPK dari berbagai unit kerja di lingkup Pemkab Bombana. Kehadiran ratusan pegawai ini menunjukkan betapa pentingnya momen tersebut bagi kelanjutan pengabdian mereka kepada daerah.
Bupati Bombana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja para PPPK selama ini. Menurutnya, aparatur pemerintah, baik ASN maupun PPPK, adalah garda terdepan yang memastikan jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Perpanjangan kontrak ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah bentuk penghargaan dan rasa terima kasih pemerintah daerah atas pengabdian saudara-saudara sekalian. PPPK adalah aset berharga bagi Kabupaten Bombana. Mereka telah menunjukkan komitmen dan kinerja yang baik, sehingga sudah selayaknya pemerintah memberikan kepastian karier dan jaminan masa depan,” tegas Burhanuddin.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa perpanjangan kontrak hingga 2027 ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian, sehingga para PPPK dapat bekerja lebih tenang, fokus, dan produktif dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM, menjelaskan bahwa proses perpanjangan kontrak ini tidak dilakukan sembarangan. Ada mekanisme ketat yang melibatkan evaluasi kinerja dan verifikasi administratif. Setiap PPPK yang mendapatkan perpanjangan kontrak telah melalui tahapan penilaian menyeluruh, sehingga benar-benar dipastikan layak untuk melanjutkan pengabdiannya.
“Semua PPPK yang diperpanjang kontraknya sudah melalui proses verifikasi, termasuk rekam jejak kinerja, kedisiplinan, dan integritasnya. Kami ingin memastikan bahwa pegawai yang melanjutkan kontraknya adalah mereka yang memang memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan publik,” terang Deddy.





Kepastian perpanjangan kontrak ini disambut penuh suka cita oleh para PPPK. Banyak di antara mereka mengaku lega dan bersyukur karena pemerintah memberikan kejelasan atas status kepegawaian mereka. Hal ini memberi motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sektor-sektor pelayanan publik lainnya.
Salah seorang PPPK guru asal Kecamatan Poleang mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan pemerintah daerah yang telah memperpanjang kontrak kerja kami. Dengan kepastian ini, kami bisa lebih fokus bekerja, tanpa rasa khawatir akan kehilangan pekerjaan setiap beberapa tahun sekali,” ujarnya.
Perpanjangan kontrak ini mencakup seluruh PPPK di lingkungan Pemkab Bombana yang masa kerjanya akan berakhir pada 2025. Dengan adanya perpanjangan hingga 2027, pemerintah daerah berharap para pegawai ini dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah.
Bupati Bombana juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan PPPK, baik melalui peningkatan tunjangan maupun pengembangan kapasitas kerja. Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas adalah kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan Bombana ke depan.
“Pemerintah tidak hanya memberikan kontrak kerja, tetapi juga akan terus mendorong peningkatan kompetensi para PPPK melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan kesempatan pengembangan diri lainnya. Kami ingin para PPPK merasa menjadi bagian penting dari keluarga besar Pemkab Bombana,” tambah Burhanuddin.
Dengan langkah ini, Pemkab Bombana menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga membangun manusia sebagai pondasi utama pembangunan. PPPK dianggap sebagai salah satu elemen vital yang mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Acara penandatanganan kontrak yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan penyerahan dokumen perpanjangan kontrak secara simbolis oleh Bupati Bombana kepada perwakilan PPPK. Suasana penuh haru dan kebersamaan tampak mewarnai momen itu, seakan menegaskan bahwa pemerintah dan pegawai berdiri bersama-sama dalam satu tujuan: membangun Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.