
Bombana, Metrosultra.id – Peristiwa longsor terjadi di area pertambangan milik PT Almharig di Kabupaten Bombana. Material tanah dan bebatuan dari lokasi tambang dilaporkan menimbun salah satu mata air yang selama ini menjadi sumber air bersih bagi masyarakat di sekitar wilayah tersebut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, longsoran tanah diduga terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir. Material yang terbawa longsor kemudian menutup jalur aliran mata air hingga membuat sumber air tersebut mengalami kekurang debit seperti biasanya.
Akibat kejadian itu, warga yang selama ini bergantung pada mata air alami tersebut kini terancam kehilangan akses terhadap air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.
Sejumlah warga mengaku khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada ketersediaan air bersih di permukiman mereka jika tidak segera ditangani.
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, Sitti Arnidar, mengatakan pihaknya akan segera turun langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran laporan yang beredar di masyarakat.
Ia menegaskan, jika hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa longsor tersebut disebabkan oleh aktivitas pertambangan, pihaknya akan mengambil langkah tegas.
“Jika benar disebabkan aktivitas pertambangan, tentu kami akan merekomendasikan kepada pemerintah pusat agar dilakukan evaluasi terhadap perusahaan yang bersangkutan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan guna memastikan aktivitas pertambangan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tidak merugikan masyarakat sekitar.
Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk membersihkan material longsor serta memulihkan kembali mata air yang tertutup, mengingat sumber air tersebut merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat di sekitar kawasan tambang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Almharig belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa longsor yang menutup mata air warga tersebut.



